Digital clock

Diberdayakan oleh Blogger.

Senin, 21 Januari 2013

No Way to Return


TIKET 1X JALAN (ONE WAY TICKET)


Allah  berfirman dalam surah Al-Ashr :

"Demi masa. Sesungguhnya manusia itu  benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan  mengerjakan amal sholeh, dan sehat menasehati supaya mentaati kebenaran, dan  sehat menasehati supaya menetapi kesabaran". 


Sebagai makhluk yang bersifat fana, kita dibatasi  oleh dimensi ruang dan waktu. Suatu ketika drama kehidupan yang kita lakoni,  apapun yang kita perankan dalam kehidupan ini, baik sebagai seorang pemimpin,  pejabat atau rakyat biasa semuanya akan berakhir sesuai dengan skenario yang  telah ditentukan oleh Allah swt. 


Dan bila waktu itu telah tiba, dan pasti, kita akan  meninggalkan dunia ini, dan :


Ketika kita meninggalkan dunia ini menuju kedunia yang  lain, ibaratnya seperti sebuah perjalanan menuju ke suatu negeri.

Dimana  keterangan tentang negeri tersebut tidak  akan ditemukan dalam brosur yang dikeluarkan oleh biro perjalanan, tetapi  dijelaskan didalam Al-Quran  dan Hadist.

Dimana pesawat yang akan ditumpangi dan yang akan  menghantarkan kita bukanlah pesawat Garuda Indonesia atau Saudi airlines,  tetapi Keranda Jenazah.

Barang bawaan kita tidak dibatasi hanya 23 kg.   tapi untuk perjalanan ini  berapapun berat dan banyaknya amal perbuatan  kita. Kita tidak akan ditagih atas kelebihan barang bawaan. Semuanya gratis  berkat kemurahan Sang Pencipta.

Pakaian yang dikenakan bukanlah stelan jas yang mahal  buatan Piere Cardin atau sejenisnya, tetapi kain kafan putih tanpa jahitan. 

Parfum yang dipakai bukanlah  buatan Channel atau  Shalimar, tetapi kampar dan air mawar.

Passport kita bukan passpor dinas, diplomatik atau  paspor haji, tetapi Al-Islam.

Kemudian visa masuk tidak dibatasi selama 6 bulan,  tetapi visa bebas tanpa batas dengan stempel 'Laila haillallah'.

Pramugari yang melayani  bukanlah gadis cantik  dengan senyuman menawan, tetapi malaikat Izrail

Pelayanan selama penerbangan bukanlah di kelas  business atau ekonomi  tetapi ambulan limosin atau truk sampah,  tergantung bagamaiana prilaku kita semasa hidup.

Tujuan kita bukanlah Jeddah International Terminal  tetapi Qabarastaan atau TPU.

Bandara yang menjadi tempat transit kita adalah Alam  Barzakh.

Ruang tunggu bukanlah ruangan berhamparkan karpet yang  ber AC, tetapi ruang gelap dengan luas 1.5 x 2 m yang bernama Kuburan.

Petugas Immigrasi yg memeriksa bukanlah petugas  imigrasi dari Kerajaan Saudi tetapi malaikat Munkar dan Nakir.

Dan tidak diperlukan pengeledahan barang bawaan oleh  Petugas Bea dan Cukai  atau detector.

Tujuan akhir kita apakah Surga dimana dibawahnya  sungai mengalir, atau sebalik nya, tergantung amal yang kita bawa.

Kita tidak perlu membayar untuk perjalanan tersebut,  karena gratis. Jadi kartu ATM, credit card and tabungan anda tidak diperlukan  lagi.

 Jangan khawatir  Pesawatnya akan dibajak  karena terroris Amerika tidak ada disana.

Makanan tidak dihidangkan dalam penerbangan ini,  karena itu tidak perlu risau memikirkan makanan halaal atau haram.

Tidak perlu pusing memikirkan tempat untuk bersandar,  karena tubuh kita telah terbujur kaku.

Jangan khawatir penerbangan akan ditunda, karena  jadwal penerbangan selalu tepat waktu, baik berangkat maupun tibanya.

Jangan pikirkan tentang hiburan selama penerbangan  karena kita sudah tidak memiliki cita rasa lagi.

Tak perlu dirisaukan mengenai booking untuk perjalanan  ini, karena sudah dibookingkan sejak kita dalam masih kandungan ibu kita. 

Tak perlu dipikirkan siapa yang akan duduk disebelah  kita. Karena kita satu-satunya penumpang disana. Nikmati perjalanan tsb,  sekiranya jika bisa menikmatinya.

Satu hal yang perlu di ingat, bahwa jadwal perjalanan  ini tidak akan diberitahukan sebelumnya. Persoalannya, apakah kita sudah siap  untuk itu ? 



Masing-masing kita  pasti akan menempuh perjalanan tersebut, dan setiap orang akan diberikan tiket  gratis untuk satu kali perjalanan (one way ticket), yakni  perjalanan yang  tidak akan pernah kembali lagi kecuali yang dikehendaki Allah SWT.

Ditulis Oleh : Serra Kusuma // 03.29
Kategori:

0 komentar:

Posting Komentar

 

Blogger news

Blogroll

About